Geger Penemuan Mobil Terbakar di Lapangan Tembak Terisi Indramayu, Jasad Perempuan Ditemukan Hangus di Dalamnya

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Warga di sekitar kawasan Lapangan Tembak Cijati, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, digegerkan oleh penemuan satu unit kendaraan roda empat yang hangus terbakar pada Selasa (3/11/2026). Peristiwa tragis ini mendadak gempar setelah di dalam bangkai mobil tersebut ditemukan sesosok jasad perempuan yang kondisi tubuhnya ikut terbakar hebat.

Hingga saat ini, Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu bersama jajaran Polsek Terisi masih terus bekerja ekstra keras untuk mengidentifikasi identitas korban serta mengungkap penyebab pasti terbakarnya kendaraan tersebut.

Diduga Terkait Kasus Perampokan dan Penculikan IRT di Krangkeng

Peristiwa horor di area Cijati ini memicu spekulasi dan perhatian luas dari publik Indramayu. Hal ini lantaran lokasi penemuan kendaraan berjarak searah dengan titik ditemukannya indikasi mobil korban perampokan dan penculikan yang menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, sehari sebelumnya.

Sebagai informasi, dalam insiden perampokan di Krangkeng, korban diculik bersama satu unit minibus putih milik keluarga oleh para pelaku yang belakangan diketahui merupakan tetangga dekat korban.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, pihak kepolisian meminta masyarakat agar tidak berspekulasi berlebihan dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian hukum kepada tim penyidik.

Kepolisian Uji Forensik Jasad Korban dan Bangkai Kendaraan

Satreskrim Polres Indramayu menegaskan bahwa keterkaitan antara insiden mobil terbakar di Terisi dengan kasus penculikan di Krangkeng belum dapat dipastikan secara ilmiah.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Seluruh temuan fisik, baik jasad korban maupun bangkai kendaraan, saat ini tengah menjalani pemeriksaan forensik mendalam oleh tim ahli,” tegas pihak kepolisian dalam keterangannya.

Pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) dan autopsi medis diharapkan dapat segera membuahkan titik terang—baik untuk menguak identitas pasti jasad perempuan tersebut, penyebab awal munculnya api, maupun membuktikan apakah kedua insiden maut ini memiliki benang merah kejahatan yang sama.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *