Bandung, Faktaperistiwanews.co.id – Bentuk pertahanan wilayah penerapan dari metode Binter TNI, Sektor 22 Citarum Harum Sub 3 lakukan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus pantau aliran sungai, edukasi warga binaannya dan pengecekan kondisi lingkungan dalam keadaan bersih. Rabu, 27 November 2024.
Pendekatan yang dilakukan Sub 3 kepada warga masyarakat bisa dikatakan sangat piawai, mengingat Satgas sudah dibekali dengan bagaimana memahami sebuah teritorial wilayah binaannya masing-masing.
Mengacu pada Perpres No. 15 tahun 2018, dijadikan dasar untuk mengajak warga masyarakat, aktif menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan, terlebih dalam mengembalikan fungsi sungai dan keseimbangan ekosistem.
Pelda Abdulloh Fauzi Dansub 3 pada kesempatannya menyampaikan, jika lingkungan kita ingin terhindar dari segala bentuk ancaman yang disebabkan oleh ulah kita sendiri maka, bangun kesadaran secara individu, seperti disiplin buang sampah, peka terhadap hal yang berpotensi penyebab terjadinya musibah.
“Semua harus diantisipasi, setidaknya dengan usaha tersebut akan mengurangi resiko yang diakibatkan, salah satunya misal banjir, dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat buang sampah, maka setidaknya aliran sungai lancar, tidak akan terlalu menimbulkan banjir,” ujarnya.
Menurutnya, walau pun terjadi banjir, jika hujan berhenti akan dengan cepat air surut, karena aliran sungainya tidak tersumbat oleh sampah yang masuk ke sungai.
“Oleh karena itu, kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat, tentunya untuk mengajak ke arah kebaikan, dimana alam ini harus tetap dijaga, di rawat sebaik mungkin, agar kita semua terhindar dari musibah yang terkadang datang secara tiba-tiba,” tandasnya.
Redaksi***


















