KBO Sat Binmas Polresta Bandung IPTU Ade Suherman Gelar Kegiatan Upacara Bendera disekolah Mts Mulia Insani Desa Loa

Paseh, – Dalam rangka Mencegah adanya aksi Genk motor dan  perundungan (bullying) terhadap Anak, KBO Sat Binmas Polresta Bandung IPTU Ade Suherman bersama Anggota Polsek Paseh melaksanakan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) dengan sasaran pelajar di wilayah kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Senin 13 Nov 2023.

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh KBO Sat Binmas Polresta Bandung IPTU Ade Suherman, Anggota Sat Binmas Polresta Bandung, Bhabinkamtibmas Desa Loa Polsek Paseh, Polresta Bandung AIPDA Asep Kartiwa, S.Sy, Kepala Sekolah Mts Mulia Insani, Para Staf dan Guru Mts Mulia Insani dan Siswa/wi Mts Mulia Insani.

Kegiatan tersebut digelar guna memberikan pembinaan dan penyuluhan terhadap siswa-siswi saat menjadi pembina upacara yang bertempat di sekolah SMA, SMK, MA yang ada di wilayah Hukum Polsek Paseh

Pada kegiatan tersebut KBO Sat Binmas Polresta Bandung IPTU Ade Suherman meliputi Situasi Kamtibmas yang meningkat seperti Maraknya Gank Motor, Maraknya Bullying / Perundungan baik Bullying Fisik, Verbal dan sosial, Himbauan kamtibmas tentang etika dan tertib berlalu lintas, katanya.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo S.H, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Paseh Iptu Idham Chalid S.H, M.M dalam amanatnya menyampaikan dalam Situasi Kamtibmas yang meningkat seperti Maraknya Gank Motor, Maraknya Bullying / Perundungan baik Bullying Fisik, Verbal dan Perilaku Bullying Sosial

Kapolsek juga menerangkan bahwa yang dimaksud dengan perundungan/bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal fisik ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya.

“Tindakan tersebut membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok, yang termasuk jenis bullying yaitu fisik (memukul, menampar, mendorong, menggigit, menendang, mencubit, pelecehan seksual, dll) dan non fisik (mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memanggil dengan julukan atau kecacatan fisik, dan lain – lain) Pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *