Digelar di Kaki Gunung Ciremai, Rakerda KJB Fokus Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis

Kuningan, Faktapersitiwanews.co.id – Komunitas Jurnalis Balongan (KJB) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-3 di Bumi Perkemahan Ipukan, Kuningan, Jawa Barat, pada 23–24 Oktober 2026.

 

Kegiatan ini menghasilkan gagasan dan inovasi baru untuk memperkuat program kerja organisasi sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pers yang profesional, kolaboratif, dan terpercaya di era digital.

 

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Bersama KJB, Membangun Ekosistem Pers yang Profesional, Kolaboratif dan Terpercaya di Era Digital”, Rakerda menjadi momentum bagi pengurus, anggota, dan mitra KJB untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan perkembangan informasi digital.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan kaki Gunung Ciremai tersebut dikemas dengan suasana alam terbuka melalui aktivitas berkemah atau camping.

 

Udara sejuk, kebersamaan, dan api unggun pada malam hari menambah kehangatan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarpeserta.

 

Seluruh pengurus, anggota, dan mitra KJB hadir untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Turut hadir dalam acara itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balongan, Ketua KNPI Kabupaten Indramayu, Ketua PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indramayu, Ketua Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI) Kecamatan Balongan beserta jajaran, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan, serta tamu undangan lainnya.

 

Ketua KJB, Nurpad, mengatakan Rakerda merupakan agenda penting organisasi untuk mengevaluasi perjalanan program sekaligus merancang langkah kerja yang lebih baik ke depan.

 

Ia menjelaskan, Rakerda pertama KJB dilaksanakan di Karangampel, Rakerda kedua di Pantai Cemara Indah Balongan, sedangkan Rakerda ketiga kali ini diselenggarakan dengan konsep menyatu bersama alam di Bumi Perkemahan Ipukan, Kuningan.

 

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan Rakerda ke-3 KJB ini. Semoga KJB terus mampu eksis dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Balongan dan Kabupaten Indramayu secara luas,” ujar Nurpad.

 

Menurutnya, kebersamaan dalam Rakerda menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, KJB diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Sekretaris KJB, Winanto, menegaskan jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

 

Menurutnya, karya jurnalistik tidak sekadar menyampaikan peristiwa, tetapi juga harus mampu memberikan nilai edukasi, memperluas wawasan publik, serta mendorong kemajuan daerah melalui pemberitaan yang berkualitas.

 

“Fungsi jurnalis adalah memberikan pemberitaan yang profesional dan mampu berkarya untuk menyampaikan informasi kepada khalayak luas agar dapat memberikan kemajuan daerah melalui pemberitaan,” kata Winanto.

 

Ia menambahkan, tantangan utama jurnalis di era digital adalah maraknya informasi bohong atau hoaks yang dapat menyebar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial.

 

Karena itu, jurnalis harus menempatkan verifikasi dan validasi sebagai bagian penting dalam proses kerja jurnalistik sebelum informasi disampaikan kepada publik.

 

“Musuh utama jurnalis adalah hoaks. Sebelum informasi ditelan bulat-bulat oleh masyarakat, jurnalis hadir untuk memverifikasi dan memvalidasi informasi tersebut. Jangan sampai masyarakat menjadi korban berita bohong,” tegasnya.

 

Winanto berharap, Rakerda ke-3 KJB dapat memperkuat komitmen seluruh anggota untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan prinsip profesionalisme.

 

Ketua Pelaksana Rakerda ke-3 KJB, Beni Setiawan, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

 

Ia menilai Rakerda tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang untuk bertukar gagasan dan melahirkan program kerja yang relevan dengan perkembangan zaman.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa berjalan dengan baik serta mampu menciptakan program kerja. Di era digital ini, kita selalu bersinggungan dengan hoaks. KJB harus menjadi barisan untuk mencegah hoaks dan mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Beni.

 

Ia berharap, hasil pembahasan dalam Rakerda dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan KJB tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya insan pers, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang cerdas dalam menerima dan menyaring informasi.

 

Sementara itu, Camat Balongan, Ade Sukma Wibowo, yang membuka kegiatan Rakerda, berharap KJB dapat semakin memperkuat peran sebagai pengawas dan kontrol sosial, terutama dalam mengawal pembangunan di tingkat desa.

 

Menurutnya, pers memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

 

Ia berharap, melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang, jurnalis dapat membantu mendorong transparansi, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai dengan kepentingan publik.

 

Dewan Penasihat KJB, Afif Rahman, SH, turut menyampaikan harapannya agar Rakerda ke-3 mampu menghasilkan gagasan dan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas.

 

Ia menekankan pentingnya peran insan pers dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui penyampaian informasi yang benar serta menangkal penyebaran hoaks.

 

“Semoga Rakerda ini mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berguna untuk mencerdaskan bangsa serta menangkal hoaks,” ujarnya.

 

Ketua AKSI Kecamatan Balongan, Abdul Kholik, juga menyampaikan pandangannya mengenai makna membangun ekosistem pers yang profesional dan kolaboratif.

 

Ia mengatakan, semangat kolaborasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperkuat hubungan antarlembaga, memperluas jaringan komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja jurnalistik yang saling mendukung tanpa mengesampingkan independensi pers.

 

“Profesionalisme dan kolaborasi harus berjalan beriringan. Jurnalis tetap dituntut menjaga integritas, akurasi, dan independensi dalam pemberitaan, sementara kerja sama dengan berbagai pihak dapat memperkaya informasi serta meningkatkan manfaat karya jurnalistik bagi masyarakat,” kata dia.

 

Rakerda ke-3 KJB di Bumi Perkemahan Ipukan pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pers yang berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *