Tanggap Cepat dan Edukasi Anak Berkebutuhan Kusus, UPTD P2KBP3A Indramayu Bersama Camat Balongan Sampaikan Ini

Indramayu, Faktaperistiwanews.co.id – Tanggap cepat Pemeritah Kecamatan Balongan terkait curhatan Kepala Sekolah yang memiliki Siswa Sekolah Dasar Berkebutuhan khusus.

Bersama UPTD P2KBP3A Indramayu jajaran staff kecamatan Balongan serta Ketua PKK Balongan sambangi Sekolahan Dasar di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat pada Senin (22/04/2024).

Kedatangan UPTD P2KBP3A Indramayu beserta Camat Balongan Opik Hidayat yang diwakili Sekmat Baman beserta staff untuk memberikan edukasi dan motivasi terhadap siswa dan orang tua siswa serta guru pengajar.

Bacaan Lainnya

Kepala sekolah SD Majakerta bersama dengan Sekmat Balongan, Ketua TP PKK Kecamatan Balongan, dan Kepala UPTD P2KBP3A Kecamatan Balongan, turun langsung untuk mengecek kondisi siswa tersebut dan mendiskusikan langkah-langkah selanjutnya bersama keluarganya.

Camat Balongan Opik Hidayat melalui Sekmat Baman menuturkan, Inklusi dalam pendidikan adalah hak bagi setiap anak, tak terkecuali bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kami berkomitmen untuk menjaga hak-hak ini dan memberikan dukungan yang diperlukan kepada siswa dan keluarganya,” Tuturnya.

“Dengan kerjasama yang erat antara pihak sekolah, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, diharapkan kasus ini dapat segera diselesaikan dengan baik dan memberikan pembelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya pendidikan inklusif yang berkeadilan”, Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PKK Yanti Rochmawati yang mewakili UPTD P2KBP3A Indramayu mengatakan pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan seseorang serta pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang walaupun tidak semua orang berpendapat seperti itu namun pendidikan tetaplah menjadi kebutuhan utama manusia, Ujarnya.

Lebih lanjut Ketua PKK Kecamatan Balongan Yanti Rochmawati Istilah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) digunakan untuk anak-anak yang memiliki kebutuhan pendidikan atau perkembangan tambahan, atau berbeda, jika dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya. Kondisi-kondisi yang dimaksud dapat bersifat fisik, mental, emosional, maupun perkembangan.

“Anak-anak dengan disabilitas fisik, misalnya, memiliki keterbatasan gerakan tubuh atau mobilitas, sehingga memerlukan aksesibilitas yang memadai atau peralatan khusus. Sebagian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang lain mengalami kesulitan dalam belajar, seperti disleksia (kesulitan membaca) atau diskalkulia (kesulitan dalam matematika), sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang berbeda”

Yanti Rochmawati berharap untuk semua UPT Pendidikan yang ada di kecamatan Balongan baik tingkat dasar dan menengah pertama dan menengah umum/atas mampu memberikan semangat edukasi dan motivasi secara individu serta merangkul siswa/siswi yang mempunyai berkebutuhan kusus sehingga bisa disetarakan dengan siswa/siswi lain”, Tambahnya.

“Kepada semua UPT Sekolahan yang ada di Kecamatan Balongan serta orang tua murid mari kita semua memberikan semangat untuk anak-anak kita yang memiliki Berkebutuhan kusus sesuai perintah dan Program Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina Kerja Baik Kerja Nyata untuk Indramayu Bermartabat” Tukas Ketua TP PKK Kecamatan Balongan.

(Nurpad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *