Hendak Mandi dan Cuci di Sungai, Warga Kertasemaya Ditemukan Meninggal Mengambang di Sungai Babadan Indramayu

INDRAMAYU, FAKTAPERISTIWANEWS.CO.ID – Warga Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan yang mengambang di aliran Sungai Babadan, Selasa (20/10/2026) pagi. Korban diduga terjatuh ke sungai saat penyakit epilepsi atau kejang yang diidapnya kambuh.

Kapolsek Sukagumiwang, AKP Suripto, mengungkapkan bahwa laporan penemuan jenazah tersebut diterima pihak kepolisian sekitar pukul 08.00 WIB setelah warga sekitar dihebohkan oleh penampakan korban di aliran sungai.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami bersama tim Unit Inafis Satreskrim Polres Indramayu langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar AKP Suripto saat ditemui di Mapolsek Sukagumiwang, Selasa (20/10/2026).

Dikenali Keluarga di Lokasi Evakuasi, Korban Miliki Riwayat Epilepsi

Saat proses evakuasi berlangsung, perwakilan keluarga korban mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengenali identitas korban.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (visum et repertum sementara) yang dilakukan kepolisian bersama Tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka bekas penganiayaan pada tubuh korban. Keterangan tersebut juga diperkuat oleh pengakuan pihak keluarga yang menyatakan bahwa korban telah lama mengidap penyakit epilepsi (kejang) yang kerap kambuh secara mendadak.

“Pihak keluarga menyampaikan bahwa tadi pagi korban sempat pamit ke arah sungai, namun tidak kunjung kembali. Keluarga kemudian melakukan pencarian dan mendatangi TKP setelah mendengar kabar adanya penemuan jenazah,” terang Suripto.

Diperkuat Rekam Medis Puskesmas Sukagumiwang

Keterangan keluarga turut divalidasi oleh catatan rekam medis dari Puskesmas Sukagumiwang. Korban diketahui sempat tinggal di wilayah Kecamatan Sukagumiwang dan rutin menjalani pengobatan epilepsi di puskesmas tersebut pada kurun waktu 2020 hingga 2023.

Namun, sejak korban dan keluarganya pindah domisili ke wilayah Kecamatan Kertasemaya, pihak tenaga kesehatan Puskesmas Sukagumiwang kehilangan jejak kontrol rutin karena korban berobat di fasilitas kesehatan lain.

“Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi serta telah menerima kejadian ini sebagai musibah, jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan secara layak,” pungkas AKP Suripto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *